eMiLittle’Space


Untitled

Ketika kurasakan sudah
ada ruang dihatiku yang kau sentuh
dan ketika kusadari sudah
tak selalu indah cinta yang ada
mungkin memang ku yang harus mengerti
bila ku bukan yang ingin kau miliki
salahkah ku bila
kaulah yang ada dihatiku

adakah ku singgah dihatimu
mungkinkah kau rindukan adaku
adakah ku sedikit dihatimu
bilakah ku menggangu harimu
mungkinkah kau ingin tak adaku
akankah ku sedikit dihatimu

bila memang ku yang harus mengerti
mengapa cintamu tak dapat kumiliki
salahkah ku bila
kaulah yang ada dihatiku
kau yang ada dihatiku

bila cinta kita tak kan tercipta
ku hanya sekedar ingin tuk mengerti
adakah diriku singgah dihatimu
dan bilakah kau tau
kaulah yang ada dihatiku
kau yang ada dihatiku
adakah ku dihatimu

[Untitled - Maliq n d'essentials]

Sebenernya ini mmg bukan saat yang bener2 tepat buat curhat2an (sementara tugas akhirku semakin mndekati deadline, lagian org yg bersangkutan juga udah jadi masa lalu) hehehe however, aku ngerasa msh ada ganjalan selama blm ngungkapinnya, tiba2 aja jadi sering insomnia (ntah mikirin tgs akhir ato gr2 mslh ini?), trus jadi suka kebawa mimpi gitu…mskpn aku tiap bangun lupa mimpi apa…(kayanya sih masih ttg dia).

Pengen curhat, but nobody’s left to listen, maybe temen2ku udah bosen semua ngedengerin aku curhat ini lagi ini lagi… coz aku juga udah bosen mnceritakan kesesakan yang sama (lagi) ke mereka.

sejak dia muncul di kostanku pagi2 bawain kado ultah buatku…
sejak dia muncul lagi di depan rumah setelah sekian lama ga ktmu and helping me with my homework…
sejak kita janji melupakan semua hal ga enak yang pernah ada dan temenan lagi dari awal…

it was years ago!

Lalu dia pergi jauh dan he said sorry (what for?), trus mnghabiskan tahun2 setelahnya stay in touch via email… Semakin lama semakin memudar dengan sendirinya…waktu mengubah segalanya, but i’m still stuck with my own feeling.

Salahnya aku terlalu mengharapkan dia lagi.. dan menunggu, mengira ini pernah tentang cinta ternyata hanya sahabat biasa.

Pathetically, aku ga pernah berani ngambil resiko buat ngungkapinnya langsung pada org yg bersangkutan:p

Aku takut kehilangan persahabatan itu, aku takut perasaan yang ada bertahun2 hilang gara2 kalimat sekian detik. Persahabatan itu seems perfect, kecuali satu hal… dia mngkn ga pernah tau rasa ini ada.

 

‘cinta bisa pergi, cinta bisa datang, tp satu yg cinta ga bisa…

cinta ga bisa menunggu..’

It really can’t wait…

Setelah aku sadar what really happen, it was too late, it was too out of date untuk dibahas lagi.

 

Fiuh, Its been hard to keep it inside, maybe its just me who’s overreacting..
but i dunno its still there… i’m just trying to forget it
Its just me who feeling this way, he’s moving on, he’s already got someone now…
I’m glad that he finaly moved on and find someone new…
Move on.. is the best thing to do…